Gebrakan Kades Karangjati Ngawi , Spektakuler !
REPUBLIKTI – Salah satu desa di Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi mencoba berbenah di segala sektor. Mulai bidang tatanan pemerintahan, kelembagaan, kemasyarakatan, hingga pembangunan infrastruktur, yakni Desa Karangjati.
Di bawah pimpin Sumini selaku Kepala Desa sejak Juli 2013 lalu, desa yang memilki dua dusun itu kian berbinar di mata warganya. Sesuai nadzarnya (janji,red), dalam pencalonannya sebagai kepala desa Sumini berjanji akan membangun Desa Karangjati dan menyerahkan separo tanah bengkok yang menjadi haknya kepada masyarakat.
“Janji telah ditepati, dan itu bukanlah isapan jempol. Separo tanah garapan yang menjadi hak kepala desa telah dilelang ke warga, uangnya sekitar 60 juta rupiah yang dipergunakan untuk membantu masjid, yatim piatu, kegiatan RT, dan lainnya,” terang warga setempat.
Keterangan serupa dipaparkan Priyanto salah satu anggota LPMD Desa Karangjati. Sisa dari tanah bengkok yang telah diserahkan ke warga, lanjutnya Priyanto, juga dijual tahunan ke warga secara bergilir dengan pembayaran setelah panen.
“Bukan itu saja, Bu Kades bersama suaminya (Budi) telah bertekad untuk mensejahterakan warganya. Di bidang pembangunan, Pak Budi (suami kades,red) saat ini sedang melakukan pengurugkan jalan persawahan sepanjang hampir 2.500 meter dengan biaya sendiri,” imbuh Priyanto saat meninjau kerja bhakti warga Dusun Mbangon, Kamis (27/02/2014).
Di bidang tatanan pemerintahan, kades yang belum genap setahun menjabat ini juga melakukan gebrakan bersama eleman Pemerintahan Desa Karangjati lainnya dengan menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) yang mengedepankan kemakmuran warganya.
Sementara itu Budi, suami Kades Karangjati saat ditemui di lokasi kerja bhakti menegaskan, bahwa langkah yang diambil itu murni dengan keikhlasan untuk membantu sekaligus sebagai wujud kepedulian demi kemajuan warga masyarakat Desa Karangjati.
“Dari awal pencalonan kepala desa, kami telah bertekad untuk membuat Desa Karangjati lebih maju dan warga masyarakat lebih sejahtera. Hidup kita akan lebih bermutu juga bermanfaat bila kita mampu membantu dan hidup berdampingan, sebagai pemimpin harus bisa mengerti apa kehendak yang dipimpin,” terang Budi.
Acungan jempol dari pemerhati sosial, Mito Hadi. Menurutnya sosok dan peringai seperti Kades Karangjati ini teramat jarang dijumpai di negri ini. Untuk menjadi pejabat / perangkat tentu tidak lah sedikit biaya yang harus dikeluarkan. Tidak berlebihan bila Kades Karangjati disebut Kades Spektakuler.
“Untuk bisa duduk sebagai pejabat, baik itu PNS maupun Perangkat Desa di alam demokrasi yang menganut ‘model matrialistik’ seperti Indonesia tentu butuh biaya yang sangat besar. Ujung-ujungnya mereka menggunakan aji mumpung (cari pulihan,red) setelah menjabat. Namun sangat berbalik apa yang dilakukan Kades Karangjati itu, luar biasa,” jelas Mito Hadi kagum saat ditemui di kediamannya
http://www.infongawi.com/


0 komentar:
Posting Komentar
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi RepublikTi. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan