Top Banner Advertisement
Selasa, 28 Januari 2014

"Upload" Video di China Harus Pakai Identitas Asli

Pengguna internet di China akan makin sulit untuk tetap membuat dirinya anonim. Beberapa kebijakan baru yang dibuat pemerintah memaksa mereka menggunakan identitas asli saat berinteraksi di dunia maya.
Regulator di China yang mengatur konten pers, publikasi, film, radio, dan televisi, mewajibkan pengguna internet harus memakai nama asli saat mengunggah (upload) video.

Seperti dilansir dari The Next Web, layanan video online di negeri Tirai Bambu juga diwajibkan hanya menampilkan video yang diunggah dengan identitas asli. Berarti, mereka harus melewati sejumah proses verifikasi identitas berdasarkan kartu penduduk.

Isu privasi di China ini sudah ramai terdengar sejak 2012. Saat itu, pemerintah China mengatakan bahwa penyedia layanan video Sina dan Youku harus bertanggungjawab pada konten yang diunggah pengguna internet.

Pemerintah China menganggap makin banyak konten kekerasan di internet, beberapa juga menampilkan adegan vulgar dan sadis.

Dengan layanan web dan video yang sehat di Internet, pemerintah yakin bisa membangun budaya online yang positif pula.

Layanan media sosial dan internet di China seperti Sina Weibo dan Tencent Weibo juga telah mengharuskan penggunanya menyediakan nama asli saat mendaftar. Ini telah dilakukan sejak 2012.

Ada kemungkinan bahwa cara tersebut dilakukan karena banyak video kritik yang ditujukan ke pemerintah lewat internet. Konten-konten yang berbau politis juga bisa dikurangi dengan cara ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi RepublikTi. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Copyright © 2012 RTi News All Right Reserved